Elise - A Responsive Blogger template, Lets Take your blog to the next level using this Awesome template

This is an example of a Optin Form, you could edit this to put information about yourself or your site so readers know where you are coming from. Find out more...


Following are some of the Advantages of Opt-in Form :-

  • Easy to Setup and use.
  • It Can Generate more email subscribers.
  • It’s beautiful on every screen size (try resizing your browser!)

Thursday, February 11, 2016

// // Leave a Comment

Ini Adab Saat Menjenguk Orang Sakit

Keadaan sakit pasti keadaan yang tidak diinginkan semua orang. Namun, semua orang pasti pernah merasakan yang namanya sakit. Sakit tidak harus selalu dipandang sebagai ujian. Tapi harus juga dilihat sebagai bentuk kenikmatan. Mengapa demikian? Karena saat sakit kita menjadi lemah, tak ada sedikitpun yang bisa kita sombongkan. Tentu akan membuat kita lebih mawas diri dan rendah hati. Selain itu, sakit juga bisa menjadi tebusan pelebur dosa-dosa kita. 

Ini Adab Saat Menjenguk Orang Sakit
ilustrasi : sumber
Saat saudara, teman atau kerabat dalam keadaan sakit, sudah sepatutnya kita menjenguk. Tidak hanya sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang kita, namun ada banyak hikmah yang dipetik saat mengunjungi orang sakit. Dalam menjenguk orang sakit, harus dengan adab yang baik. Adab yang baik akan melindungi orang yang sakit sehingga tidak terganggu. Nah, berikut ini adab saat menjenguk orang sakit. 

Cari waktu yang tepat dan tidak berkunjung terlalu lama

Salah satu tujuan menjenguk orang sakit adalah memberikannya perhatian dan hiburan sehingga bisa mendorongnya untuk terus bersemangat dan memulihkan kondisi lebih cepat. Sebaiknya, sebelumberkunjung carilah waktu yang tepat. Jangan mengunjungi pada jam-jam istirahat. Selain itu, berkunjunglah dalam waktu secukupnya, tidak terlalu lama. Agar tidak menyusahkan orang sakit dan mengurangi waktu istirahatnya.

Mendekat dan tanyakan kondisinya

Sebaiknya mendekat dan menanyakan kondisinya meliputi penyakitnya dan apa yang dirasakannya. Hal ini sebagai bentuk perhatian dan empati kita padanya. 

Doakan

Doakan agar orang yang sakit segera mendapatkan kesembuhan dan kesehatan. Berdoalah dengan mengusap si sakit dengan tangan kanan. Lalu berdoa : 
Adzhibilba'sa robban naasi, isyfi antasy-syafi la syifa'a illa syifa'uka, syifa'an la yughadiru saqamaa. “Hilangkanlah kesengsaraan (penyakitnya) wahai Tuhan bagi manusia, sembuhkanlah, Engkau Maha Penyembuh, tiada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit”. (Muttafaq’alaih).
Ingatkan untuk tetap bersabar dan memotivasinya

Ingatkan bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya. Bersabar menghadapinya adalah cara terbaik sekaligus sebagai menguatkan keyakinan atas taqdir Allah Subhannahu wa Ta'ala. Sekalipun orang yang sakit dalam kondisi kronis jangan pernah mengatakan “tidak akan cepat sembuh” atau mengharapkan kematiannya.

Orang sakit yang kita jenguk dengan adab yang baik akan merasa terhibur, termotivasi dan kembali bersemangat untuk lekas pulih. Bagi kita orang yang menjenguk juga harus mengambil hikmah dari orang sakit tersebut. Karena kita juga pasti pernah merasakan sakit.
Read More

Tuesday, February 9, 2016

// // Leave a Comment

Mau Doa Segera Dikabulkan? Penuhi Syarat Ini!

Semua manusia memang diwajibkan untuk berdoa, memohon kepada Sang Pencipta tentang apapun yang diinginkannya. Berdoa merupakan bentuk kepasrahan total kita. Kita hanya mampu berusaha semaksimal mungkin, hasilnya Allah yang menentukan. Karena Allah yang Maha Tahu baik buruknya untuk diri kita.

Mau Doa Segera Dikabulkan? Penuhi Syarat Ini!

Dalam berdoa, tentu ada syarat dan adab yang harus kita penuhi. Berdoa sesuai dengan tuntunannya lebih dekat dengan dikabulkannya doa. Jika selama ini doa kita belum dikabulkan, bisa jadi cara berdoa kita masih belum benar. Berikut ini beberapa hal yang harus dipenuhi agar doa kita terkabulkan.

1. Hanya meminta kepada Allah, tidak mempersekutukanNya dengan apapun

Mintalah apapun kepada Allah Subhanahuwata'ala dan jangan pernah meninta kepada yang lain. Yakin dan percaya kepada yang lain sama dengan menyekutukanNya. Oleh karena itu, yakini bahwa pertolonganNya selalu ada melalui pintu yang tak terduga-duga. 
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo`a apabila ia memohon kepada-Ku.” (QS Al-Baqarah 186)
2. Melaksanakan perintahNya dan menjauhi laranganNya

Jika kita ingin doa kita segera dikabulkan, maka ikuti apa yang diperintahkan olehNya, dan jauhi semua yang dilarangNya. Amalkan apa yang diperintahkan dengan mengikuti sunah Rasulullah. Semakin kita mendekatkan diri kepadaNya, maka semakin cepat doa kita dikabulkanNya. 
”Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo`a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku.” (QS Al-Baqarah 186)
3. Jangan hanya berdoa untuk urusan dunia saja

Tak ada salahnya meminta apapun yang menjadi keinginan. Namun, kita hidup bukan hanya di dunia saja. Tak ada gunanya kita memiliki segalanya di dunia, namun kita menderita di akhirat kelak. Tentu kita akn menjadi orang yang benar-benar merugi. Oleh karena itu, selalu kaitkan doa dengan urusan akhirat. 
“Barangsiapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barangsiapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat.” (QS Asy-Syuro 20)
4. Sampaikan doa dengan suara lembut dan merendahkan diri

Kita hanyalah noda kecil dihadapanNya. Kita hanyalah hambaNya yang selalu diberikan pertolongan olehNya. Sudah sepatutnya saat berdoa, kita merendahkan diri kita dan menyampaikannya dengan suara yang lembut. 
“Berdo`alah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS Al-A’raf 55)
5. Berdoalah dengan jiwa yang berharap dan takut

Sadarilah bahwa kita makhluk yang mudah salah dan khilaf. Bisa jadi karena banyaknya dosa kita, doa tidak lekas dikabulkan. Takutlah dalam kondisi tersebut dan segera perbaiki kesalahan yang dibuat. Dan teruslah berharap agar doa kita didengar dan segera dikabulkan olehNya. 
“…dan berdo`alah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan).” (QS Al-A’raf 56)
6. Yakin doa kita dikabulkan olehNya

Terakhir, yakinlah bahwa doa kita segera dikabulkan olehNya. Tak semua permintaan kita dikabulkan sesuai keinginan kita, Allah lebih mengetahui kondisi mana yang terbaik untuk hambaNya. Bisa jadi permintaan kita justru berakibat buruk pada kita nantinya. Oleh karena itu, yakinlah bahwa doa kita pasti dikabulkanNya dengan jalan yang terbaik.
“Dan Tuhanmu berfirman, “Berdo`alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS Al-Mu’min 60)
Sejatinya, berdoa adalah perintah dan senjata utama kita sebagai manusia. Tidak ada daya upaya kita melakukan apapun tanpa pertolonganNya. Hilangkan sifat sombong seakan-akan kita bisa melakukannya sendiri. Berdoalah diwaktu-waktu yang mustajab dan semakin dekatkan diri kepada Allah. Sesungguhnya Allah yang Maha Berkehendak dan Maha Mengetahui.

Read More

Wednesday, February 3, 2016

// // Leave a Comment

Masyaallah, Inilah Keutamaan Para Penghafal Al-Quran

Menghafalkan kitab suci Al Quran merupakan salah satu ibadah yang sangat besar pahalanya. Meskipun semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk menghafalkan Al Quran, namun sangat sedikit yang dengan ikhlas berhasil melakukannya. Al Quran merupakan kitab suci yang berisi kumpulan firman Allah, sehingga orang yang sanggup menghafalkannya termasuk kedalam orang-orang pilihan. 

Masyaallah, Inilah Keutamaan Para Penghafal Al-Quran

Para penghafal Al Quran ini memiliki keutamaan tidak hanya di dunia, namun juga di akhirat kelak. Mereka tergolong orang yang berilmu dan berikut ini beberapa keutamaan bagi para penghafal Quran.


1. Didahulukan menjadi imam sholat

Saat sholat berjamaah, orang yang memiliki hafalan Al Quran lebih banyak diutamakan menjadi imam sholat. Sesuai dengan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Abu Masud radhiyallahu ‘anhu, Nabi bersabda :
Yang paling berhak jadi imam adalah yang paling banyak hafalan al-Quran-nya. Jika dalam hafalan quran mereka sama, maka didahulukan yang paling paham dengan sunnah… dan seseorang tidak boleh menjadi imam di wilayah orang lain. (HR. Ahmad 17526, Muslim 1564, dan yang lainnya)

2. Didahulukan ketika meninggal

Setelah meniggal, para penghafal Al Quran juga memiliki posisi yang lebih utama. 
Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma bercerita, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menggabungkan dua jenazah uhud dalam satu kain kafan. Setiap hendak memakamkan, beliau tanya, “Siapa yang paling banyak hafalan qurannya?” Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memposisikan yang paling banyak hafalannya di posisi paling dekat dengan lahat. Lalu beliau bersabda, Saya akan menjadi saksi bagi mereka kelak di hari kiamat. (HR. Bukhari 1343 & Turmudzi 1053)

3. Diutamakan menjadi pemimpin, jika ia mampu memegangnya

Para penghafal Quran memiliki ilmu agama yang lebih, sehingga mereka lebih mengetahui rambu-rambu dalam Al Quran. Jika ia mampu memegang amanah tersebut, maka ia diutamakan menjadi pemimpin.
“Sesungguhnya Allah mengangkat sebagian kaum berkat kitab ini (al-Quran), dan Allah menghinakan kaum yang lain, juga karena al-Quran.” (HR. Ahmad 237 & Muslim 1934)

4. Kedudukannya di surga, sesuai banyaknya hafalan

Bahkan, ketika di surga kelak, para penghafal Quran ini memiliki kedudukan yang mulia, sesuai dengan banyak hafalan yang dimilikinya.
Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Ditawarkan kepada penghafal al-Quran, “Baca dan naiklah ke tingkat berikutnya. Baca dengan tartil sebagaimana dulu kamu mentartilkan al-Quran ketika di dunia. Karena kedudukanmu di surga setingkat dengan banyaknya ayat yang kamu hafal.” (HR. Abu Daud 1466, Turmudzi 3162 dan dishahihkan al-Albani)

5. Ditemani para malaikat

Orang yang menghafal Al Quran senantiasa ditemani oleh para malaikat. 
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Orang yang membaca dan menghafal al-Quran, dia bersama para malaikat yang mulia. Sementara orang yang membaca al-Quran, dia berusaha menghafalnya, dan itu menjadi beban baginya, maka dia mendapat dua pahala. (HR. Bukhari 4937)

6. Diberi mahkota dan pakaian kemuliaan di akhirat kelak

Di akhirat kelak, para penghafal Al Quran juga memiliki kedudukan yang mulia dengan diberikan mahkota kemuliaan.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Al-Quran akan datang pada hari kiamat, lalu dia berkata, “Ya Allah, berikan dia perhiasan.” Lalu Allah berikan seorang hafidz al-Quran mahkota kemuliaan. Al-Quran meminta lagi, “Ya Allah, tambahkan untuknya.” Lalu dia diberi pakaian perhiasan kemuliaan. Kemudian dia minta lagi, “Ya Allah, ridhai dia.” Allah-pun meridhainya. Lalu dikatakan kepada hafidz quran, “Bacalah dan naiklah, akan ditambahkan untukmu pahala dari setiap ayat yang kamu baca.(HR. Turmudzi 3164 dan beliau menilai Hasan shahih).

7. Al Quran memberi syafaat baginya

Bahkan, AL Quran yang telah dihafalkannya akan memberikan syafaat kepada pemilik hafalan tersebut. 
Dari Abu Umamah al-Bahili radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Rajinlah membaca al-Quran, karena dia akan menjadi syafaat bagi penghafalnya di hari kiamat. (HR. Muslim 1910).

8. Orang tuanya akan diberi mahkota cahaya 

Tak hanya mulia bagi dirinya sendiri, namun orang tua para penghafal Quran juga akan diberikan mahkota cahaya di akhirat kelak.
Dari Buraidah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Siapa yang menghafal al-Quran, mengkajinya dan mengamalkannya, maka Allah akan memberikan mahkota bagi kedua orang tuanya dari cahaya yang terangnya seperti matahari. Dan kedua orang tuanya akan diberi dua pakaian yang tidak bisa dinilai dengan dunia. Kemudian kedua orang tuanya bertanya, “Mengapa saya sampai diberi pakaian semacam ini?” Lalu disampaikan kepadanya, “Disebabkan anakmu telah mengamalkan al-Quran.” (HR. Hakim 1/756 dan dihasankan al-Abani).
Begitu mulianya kedudukan dan keutamaan para penghafal Quran. Tidak hanya di dunia namun hingga akhirat kelak. Mari kita berlomba-lomba membaca Al Quran, mengkaji, mengamalkan dan menghafalkannya agar kita tergolong menjadi orang-orang yang diutamakan tersebut.
Read More

Tuesday, February 2, 2016

// // Leave a Comment

Beniliah Gambaran Pedihnya Sakaratul Maut

Setiap orang pasti merasakan mati. Tak ada satu pun makhluk bernyawa yang akan kekal abadi. Menghadapi kematian dengan penuh kesiapan menjadi bekal kita nanti. Kita tak pernah tahu, kapan datangnya mati, namun mempersiapkan diri untuk pergi harus kita lakukan mulai saat ini.

Beniliah Gambaran Pedihnya Sakaratul Maut
ilustrasi
Setiap orang memiliki jatah waktu masing-masing hidup di dunia ini. Saat waktu kita habis, kita akan kembali pada Sang Pencipta melalui kematian. Tentang kematian, Allah Subhanahuwata'ala telah mengabarkan bagaimana datangnya kematian. Malaikat akan didatangkan pada manusia yang akan dipisahkan jasad dan ruhnya. 

Ada perlakuan yang berbeda tatkala malaikat memisahkan nyawa dan jasad manusia. Kepada manusia yang suka berlaku dzalim di dunia, malaikat mencabut nyawa dengan cukup kasar dan menyiutkan nyali. Begitu pedihnya detik-detik kematian manusia yang dzalim, sementara para malaikat memukul dengan tangannya seraya berkata : 
“Keluarkanlah nyawamu” Di hari ini kamu dibalas bersama siksa yang sangat menghinadinakan, sebab kamu selalu mengatakan terhadap Allah yang tidak benar dan kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayatNya.(QS. Al-An’am: 93 ).

Sementara, bagi orang mukmin yang beriman kepada Allah Subhanahuwata'ala, malaikat memiliki perlakuan yang berbeda. Malaikat bersikap ramah dan baik hati, kepada mereka Allah Subhanahuwata'ala berfirman, 
Duhai jiwa yang tenang, Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku, masuklah ke dalam surga-Ku.(QS. Al-Fajr: 27 -30).
Secara fisik, dalam hadits Rasulullah Shalallahu'alaihiwasalam menjelaskan bagaimana keadaan orang yang sedang dicabut nyawanya. 
Sesungguhnya pandangan seorang mayyit mengikuti ruhnya ketika dicabut (HR. Muslim 920).
Kita tak pernah tahu akan menghadapi kematian dengan cara apa. Yang harus kita lakukan saat ini adalah mempersiapkan diri dengan sebaik-baik amal yang kita punya. Menghindari sifat dzalim dan sombong saat di dunia, serta menebar banyak manfaat untuk bekal kita nanti. 

Semoga apa yang kita lakukan saat ini, benar-benar diniatkan untuk beribadah kepada Allah  Subhanahuwata'ala, sehingga kita dicatat sebagai hambaNya yang beriman. Semoga kita mendapat perlakuan yang istimewa saat malaikat memisahkan jasad dan ruh kita. 

Read More

Monday, February 1, 2016

// // Leave a Comment

Begini Cara Mudah Bisa Bangun Sepertiga Malam

Salah satu kenikmatan dalam beribadah yaitu dapat bersujud kepadaNya pada waktu sepertiga malam. Waktu ini merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa, bermunajat kepada Pemilik Alam Semsta. Namun, tak banyak orang yang bisa menikmati waktu mustajab ini karena lelapnya tidur.

Begini Cara Mudah Bisa Bangun Sepertiga Malam

Padahal jika benar-benar diniatkan, maka bangun di sepertiga malam bukan hal yang sulit. Memang pada awal akan terasa berat, namun setelah beberapa hari, secara otomatis jam biologis kita akan membangunkan kita dengan sendirinya. Tak hanya niat, kita juga perlu upaya agar bisa bangun di sepertiga malam. Ada beberapa cara mudah yang bisa kita lakukan untuk mempersiapkan diri. Begini caranya.

1. Mengatur porsi makan
Terlalu banyak makan ternyata membuat kita susah untuk bangun di malam hari. Perut yang terisi terlalu penuh membuat kita malas bergerak. Sebaiknya, atur porsi makan malam Anda, jangan terlalu berlebihan agar tubuh lebih mudah diajak kompromi.

2. Istirahat siang 
Berbagai penelitian menyebutkan bahwa tidur siang hari dalam waktu yang singkat dapat meningkatkan produktivitas kerja. Rupanya, tidur siang tak hanya meningkatkan produktivitas, namun juga memudahkan kita bangun di sepertiga malam. Dengan tidur siang hari, otot dan pikiran lebih rileks sehingga badan terasa segar saat malam hari.

3. Tidur di awal waktu
Tidur terlalu malam akan menyulitkan kita bangun di sepertiga malam. Tidur di awal waktu, setelah isya; merupakan cara terbaik agar kita bisa dengan mudah bangun di malam hari. Hal ini juga tuntunan dari Rasulullah shalallahu'alaihiwasalam untuk tidur segera selepas isya' dan tidak begadang.

4. Pasang alarm
Agar upaya kita semakin maksimal, kita juga bisa memasang alarm jam pada sepertiga malam. Alarm jam akan membangunkan kita tepat pada waktu yang kita inginkan. Setelah bangun jangan lupa untuk segera berwudhu untuk menghilangkan rasa kantuk yang tersisa.

5. Mengetahui Hikmah Bangun Malam 
Banyak sekali keutamaan dan hikmah di balik sholat malam. Diantaranya, orang yang rajin bangun berdoa di sepertiga malam akan mendapat ketenangan jiwa, limpahan rizki, dan martabat yang terpuji. Dengan memahami hikmah tersebut, kita akan semakin termotivasi untuk bangun dan bermunajat di sepertiga malam ini.

Niatkan dalam hati dan berdoalah sebelum tidur agar kita dimudahkan Allah Subhanahuwata'ala untuk bisa bangun di sepertiga malam. Orang yang beribadah di sepertiga malam merupakan orang yang beruntung di muka bumi ini.
Read More