Keadaan sakit pasti keadaan yang tidak diinginkan semua orang. Namun, semua orang pasti pernah merasakan yang namanya sakit. Sakit tidak harus selalu dipandang sebagai ujian. Tapi harus juga dilihat sebagai bentuk kenikmatan. Mengapa demikian? Karena saat sakit kita menjadi lemah, tak ada sedikitpun yang bisa kita sombongkan. Tentu akan membuat kita lebih mawas diri dan rendah hati. Selain itu, sakit juga bisa menjadi tebusan pelebur dosa-dosa kita.
| ilustrasi : sumber |
Saat saudara, teman atau kerabat dalam keadaan sakit, sudah sepatutnya kita menjenguk. Tidak hanya sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang kita, namun ada banyak hikmah yang dipetik saat mengunjungi orang sakit. Dalam menjenguk orang sakit, harus dengan adab yang baik. Adab yang baik akan melindungi orang yang sakit sehingga tidak terganggu. Nah, berikut ini adab saat menjenguk orang sakit.
Cari waktu yang tepat dan tidak berkunjung terlalu lama
Salah satu tujuan menjenguk orang sakit adalah memberikannya perhatian dan hiburan sehingga bisa mendorongnya untuk terus bersemangat dan memulihkan kondisi lebih cepat. Sebaiknya, sebelumberkunjung carilah waktu yang tepat. Jangan mengunjungi pada jam-jam istirahat. Selain itu, berkunjunglah dalam waktu secukupnya, tidak terlalu lama. Agar tidak menyusahkan orang sakit dan mengurangi waktu istirahatnya.
Mendekat dan tanyakan kondisinya
Sebaiknya mendekat dan menanyakan kondisinya meliputi penyakitnya dan apa yang dirasakannya. Hal ini sebagai bentuk perhatian dan empati kita padanya.
Doakan
Doakan agar orang yang sakit segera mendapatkan kesembuhan dan kesehatan. Berdoalah dengan mengusap si sakit dengan tangan kanan. Lalu berdoa :
Adzhibilba'sa robban naasi, isyfi antasy-syafi la syifa'a illa syifa'uka, syifa'an la yughadiru saqamaa. “Hilangkanlah kesengsaraan (penyakitnya) wahai Tuhan bagi manusia, sembuhkanlah, Engkau Maha Penyembuh, tiada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit”. (Muttafaq’alaih).
Ingatkan untuk tetap bersabar dan memotivasinya
Ingatkan bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya. Bersabar menghadapinya adalah cara terbaik sekaligus sebagai menguatkan keyakinan atas taqdir Allah Subhannahu wa Ta'ala. Sekalipun orang yang sakit dalam kondisi kronis jangan pernah mengatakan “tidak akan cepat sembuh” atau mengharapkan kematiannya.
Orang sakit yang kita jenguk dengan adab yang baik akan merasa terhibur, termotivasi dan kembali bersemangat untuk lekas pulih. Bagi kita orang yang menjenguk juga harus mengambil hikmah dari orang sakit tersebut. Karena kita juga pasti pernah merasakan sakit.
0 comments:
Post a Comment